Cianjur, Investigasi.info -
Kapolsek Cidaun, IPTU Yudi Heryanadi. SH pada Ahad (30/03/2024) gencarkan imbauan penting terkait tradisi pawai bedug atau takbir keliling baik menggunakan roda empat maupun roda dua.
Kapolsek mengatakan; "kenapa dikhawatirkan dengan diadakan tradisi pawai beduk atau takbir keliling itu? Karena dikhawatirkan, Pertama; akan menimbulkan kerawanan kecelakaan lalulintas.
Kedua; Akan menimbulkan tindak pidana kriminal seperti perkelahian, keributan dengan warga yang lain.
Adapun salah satu bentuk imbauan itu melalui MUI agar di sosialisasikan kepada masyarakat secara umum.
Untuk besok pagi mungkin semua tim harus mengantisipasi meningkatnya arus mudik dari kota ke Cidaun.
Diantaranya dikhawatirkan itu ditempat-tempat wisata yang akan menimbulkan beberapa kerawanan kemacetan dipertigaan seperti pertigaan Cemara.
Kerawanan pada saat tamu-tamu dari luar seperti kota lain yang hendak berwisata kesini dan mengantisipasi terjadinya curanmor, curat, dan curas.
Polsek Cidaun sudah menyiapkan anggota baik Bhabinkamtibmas dan Intel, kemudian anggota reskrim secara mobile akan melakukan patroli keliling, baik ditempat-tempat wisata dan objek lainya seperti bank, sekolah-sekolah, itu akan menjadi kerawanan ketika tim fokus ke tempat yang lain.
Jadi ada unit-unit tertentu secara mobile akan mengontrol wilayah yang ada di kecamatan Cidaun. Terang Kapolsek.
Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha, mengeluarkan imbauan penting terkait tradisi pawai bedug. Ia melarang masyarakat untuk menggelar pawai bedug di jalan-jalan dan menyarankan agar kegiatan tersebut beralih ke masjid.
“Meramaikan masjid jauh lebih bermanfaat daripada menggelar pawai bedug di jalan. Aktivitas tersebut, terutama yang menggunakan mobil bak terbuka, sangat berisiko tinggi. Mobil bak terbuka bukan untuk mengangkut manusia, melainkan barang,” tegasnya pada Minggu (30/3/2025).
Pihak kepolisian, bersama petugas pos pengamanan (Pospam), akan aktif memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berencana melaksanakan pawai bedug.
By : (AE Nasution)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar