MEDAN, TwitTwit- Manejemant Traxx Club & KTV membantah pihaknya melakukan intervensi terhadap salah seorang jurnalis media online berinisial A di Kota Medan.
Hal itu menyusul pemberitaan yang kian ramai pasca diamankannya salah seorang waiters Traxx Club & KTV terkait dugaan kasus narkotika.
Apalagi, pemberitaan yang berseliweran di sejumlah media online itu tidak berimbang dan cendrung menyudutkan bahkan mengandung unsur fitnah.
“Karena rencana sang jurnalis yang diduga akan menjadikan Traxx sebagai ‘sapi perahnya gagal’ kemudian memuat berita tersebut seolah-olah dirinya menjadi orang pertama yang menulis pemberitaan tentang adanya waiters yang diamankan polisi dari lokasi hiburan malam itu.
“Kemudian muncullah beragam tanggapan berbeda dari para pembaca berita tersebut. Namun, kita tidak ambil pusing. Biarkan proses hukum berjalan. Anjing menggonggong, kafila berlalu, kira-kira seperti itu,” tegas DL.
Menanggapi tanggapan beberapa pemerhati antinarkotika yang meminta agar izin Traxx Club & Ktv dicabut oleh dinas terkait, kata DL, pihaknya menganggap itu pepesan kosong belaka.
Bahkan, DL malah balik menantang balik dan memaparkan di sejumlah lokasi hiburan malam lainnya.
“Yakin cuma di Traxx ada yang beginian. Puluhan tempat hiburan malam di Kota Medan ini, yakin bersih ? tutup, cabut juga izin mereka. Mari sama sama kita buktikan,” tantangnya.
Sumber : Mimbarsumut.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar